Shinzu'i Ume - Skin Lightening Series


“Kirei na jinsei” means life is beautiful. Entah siapa pencetus quote ini. But, I do really like the words. Anyone can describe that quote in every way with their own idea. Nah, kalau aku pribadi sih akhirnya melihat sisi ‘baik’ atau sisi ‘indah' dalam segala hal. Terutama untuk kecantikan diri aku sebagai wanita yang memang sudah dianugerahi keindahan. Cieeeeeeee. Makanya aku gak berpikir panjang lebar ketika aku dapat undangan untuk hadir di acaranya Shinzu’i Ume yaitu SUTEKI TIME – Shinzu’I Ume Beaute Talkspiration Time #UMEtime yang diadakan di Amber. Aku rasa ini kesempatan aku untuk mempelajari kecantikan dan keindahan selain wajah aku.

I was so happy. Aku ketemu dengan beberapa teman yang sudah aku kenal, ketemu teman baru, ketemu salah satu beauty blogger favorite aku Jean Milka, dan yang paling penting adalah ketika Kak Caroline sang Brand Executive Shinzu’I Ume membuat aku mengenal lebih dekat tentang Shinzu’I Ume. Actually karena aku sebenarnya kepo. Adakah beda antara Shinzu’I Ume dengan Shinzu’i?. Jawaban pun aku dapat saat acara berlangung. Ternyata ada beberapa perbedaan diantara kedua produk yang memang concern mencerahkan dan melembutkan kulit wanita Asia ini. Shinzu’I Ume mengajak perempuan berumur 13-19 tahun as known as remaja untuk merawat tubuh. Dengan mengandung sweet floral, dari aroma produk mereka tercium sangat cheerful. Beda dengan Shinzu’I yang diperuntukkan wanita berusia 20 tahun keatas. Shinzu’i mengandung floral dengan aroma yang elegant. Hemmmmm, kepo tentang perbedaan mereka aku sudah sangat jelas. But, I’m still curios about Shinzu’I Ume. Well, I know, I’m 24 years old now. Don’t judge me, just don’t!.

Yang membuat aku hati sangat senang dan tenang adalah Shinzu’I Ume gak hanya menjanjikan kulit para perempuan hanya sekedar putih dan wangi tapi juga menyehatkan dan sangat aman. Selain terbuat dari bahan alami, Shinzu’I Ume juga lolos Dermatologist Tested karena Paraben Free. Jadinya aman deh dipakai para perempuan yang notabennya para remaja.

Gak hanya satu, melainkan Shinzu’I Ume mengandung beberapa bahan alami. Herba Matsu Oil yang membantu mengubah pigmen melanin penyebab warna kulit gelap menjadi leukomelanin yang lebih cerah. Pssst, ini hanya dimiliki Shinzu’I dan sudah dipatenkan. Ekstrak Bunga Sakura yang membantu proses regenarasi sel. Adzuki Beans yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Dan yang terakhir adalah Beras Jepang yang dapat melembutkan dan mencerahkan kulit. Jadi untuk perempuan yang berkulit sensitif gak perlu takut karena Shinzu’I Ume bisa buat kulit bersih denga bahan yang alami.

Another cute thing about Shinzu’I Ume, they have their own character or theme for every each smell. Sounds cute, right?. Jadi bisa diibaratkan aroma atau tema dari Shinzu’I Ume mewakili karakter perempuan yang dikhususkan remaja. And they are, . . . The Blue GirlNichi dengan karakter yang boyish. The Pink Girl – Ayumi dengan karakter yang sangat feminine. The Purple Girl - Keiko dengan karakter yang tenang dan hangat. Mewakili para remaja yang menggemaskan ada The Orange Girl – Yozora. Untuk mewakili para glam teen ada The Red Girl – Iseiya. Dan yang terakhir adalah The Green Girl – Hatsune si cewek sophisticated


And the best part of all is I could try some products from Shinzu’I Ume. Ureshii!. Aku dapat kesempatan untuk mencoba Empat produk mereka dengan Empat aroma berbeda. Pertama aku punya Iseya - Body Cleanser, as her character, aroma bunganya segar dan terasa mandi dengan aromatherapy. Yang kedua aku punya Hatsune - Body Scrub dengan aroma nya yang sangat calm. Produk ketiga adalah Keiko - Adzuki Beans Body Scrub dengan aroma yang sangat menenangkan. And last but not least, aku punya Ayumi – Body Lotion  yang wangi nya lembut banget.

My favorite? Gak bisa jawab, haha. Karena aku cocok dengan semua produk dan aku suka semua aroma. Body Cleanser Shinzu’I Ume gak buat kulit kering dan gak buat kulit terasa masih ada sabun tersisa. Suka berasa gak sih kalau pakai sabun yang terlalu melembabkan seperti terasa belum bersih atau terasa masih ada sabun tertinggal karena terlalu melembabkan. I hate that feeling. Butiran dari Body Scrub nya juga gak kasar di kulit aku. Hemmmmmmm,…. 

Tapi harus aku akui, ada satu produk yang memang menempati posisi teratas di hati aku yaitu Adzuki Beans - Body Scrub. Konsep produk inilah yang buat aku jatuh cinta. Khasiat dan kandungan mungkin gak jauh beda dengan saudara nya, Body Scrub. Beda nya, Adzuki Beans - Body Scrub tidak perlu dibilas. Bingung? Sama, hahahaha. Pada awalnya aku juga bingung dan jadi muncul beberapa pertanyaan dari diri aku. “Emang bisa ya kalo gak dibilas?” atau “Emang gak lengket kalo gak dibilas?”. Memang takdir haru coba sendiri kalau mau merasakannya. Shinzu’I Ume seperti ingin membantu kita yang ingin meng-exfoliate kulit kita tapi cara yang praktis. As I said, cara aplikasi produk ini juga cukup praktis. Ambil secukupnya produk kebagian yang ingin ‘dibersihkan’ lalu digosok sampai kulit mati semua terangkat.

Personally, aku lebih suka didiamkan dulu beberapa saat di kulit lalu setelah itu baru aku gosok. Beberapa detik produk ini digosok lembut butiran scrub hilang dan rasa lengket dari produk perlahan juga akan hilang, lalu akan muncul. Kalau kulit sedang kotor residu tersebut akan agak berwarna. Mungkin bahasa lain dari residu disini adalah DAKI, hihi. Taaaa daaaaaa, kulit langsung halus dan lembab seketika. Yes, karena Adzuki Beans ini juga mengandung moisturizer dong pastinya. Dan karena dengan bahan alami semua jenis kulit pun bisa pakai. Bahan alami nya juga seperti yang sudah aku sebutkan yaitu Herba Matsu Oil, Ekstrak Bunga Sakura, Adzuki Beans, dan Beras Jepang. Simple, right? Gak  butuh air untuk bilas. Akhir-akhir ini Adzuki Beans-Body Scrub gak pernah jauh dari laptop aku. Jadi begitu mood aku sedang buruk, langsung scrub aja tangan aku. Kebetulan memang punya aku Keiko, jadi bisa sedikit membantu menenangkan pikiran aku yang suntuk.
Beberapa menit setelah pakai Adzuki Beans - Body Scrub, biasanya aku langsung pakai Shinzu’I Ume Body Lotion. Gak langsung banget sih terkadang, karena aku masih ingin menikmati aroma Keiko. Tapi, aku juga tetap mau aroma Ayumi ada di badan aku. Rakus, haha. Tapi jujur, aku suka banget wangi nya si Ayumi. Wangi memang feminine dan lembut sekali, tapi masih ada unsur segar. Nah loh!. As I said, produk Shinzu’I Ume aman untuk kulit karena mengandung bahan pemutih alami. Aku juga suka Body Lotion ini karena melembabkan tapi gak lengket. Dan wangi nya itu loh, tahan lama. True Story, aku pakai body lotion ini dalam waktu yang lama hingga ada moment aku berkeringat. It sounds very gross, tapi aku sempat melakukan sebuah test. Aku masih mencium masih ada aroma lotion dibagian yang ‘hangat’ dan sudah berkeringat. Bagian tersebut seperti lipatan lengan atau siku bagian dalam, leher, dan di bagian belakang lutut. Semakin badan aku berkeringat, badan aku jadi gak bau apek. Karena aroma lotion dari Shinzu’I Ume masih bersama aku walaupun sudah bercucuran keringat. Yang paling penting produk ini mengandung UV Protecion. Selain menjadi putih bersih, kulit aku juga menjadi segar dan sehat. Yes, I got them all.

Ikura Desu Ka? Sok banget yah pakai bahasa Jepang, haha. Untuk yang gak tau artinya, artinya adalah “Berapa Harga Ini?”. Harga produk-produk Shinzu’I Ume tergolong sangat terjangkau. Body Cleanser sebanyak 500ml bisa dibeli dengan harga 30 ribu-an. 20 ribu-an untuk Body Lotion sebesar 210 ml. 15 ribu-an untuk Body Scrub 250 gram. Adzuki Beans – Body Scrub seharga 15 ribu-an untuk 110 gram. Dan dua ribu-an untuk produk bar soap. Ngedapetinnya juga mudah, bisa di supermarket atau minimarket. Tapi varian aroma nya kurang lengkap, beda dengan beli melalui online varian aroma nya lebih lengkap. Jadi aku lebih suka beli melalui online seperti elevenia.co.id, bukalapak.com, tokopedia.com, dan lain sebagainya.

Worth to try? Menurut aku sih Yes. Dengan harga yang sangat affordable, aku bisa mendapat berbagai khasiat dan praktis. Must try and you'll never NAY. Jangan lupa untuk follow @shinzuiume_id di Instagram, @shinzuiume_id di Twitter, dan Shinzui Ume Indonesia di Facebook. Aku loyal stalker Twitter mereka, mereka suka berbagi daily conversation dalam bahasa Jepang.

Sayonara
-Kiki Casmita 

0 comments: