image1 image2 image3

Hello I'm Kiki Casmita|a beauty engineer|a make up junkie|and storyteller!

HALE (Let's CLAY! & Stay TONED)

think hale review

Apa ada yang masih menyangkal kalau produk dunia kecantikan di Indonesia beberapa tahun terakhir sungguh sangat amat luar biasa? Brand lokal bener-bener gak sembarang sekarang untuk aspek make-up maupun skincare. Yang bikin kaget dan juga bangga adalah sekitar di akhir tahun 2019 kemarin, salah satu teman blogger-ku created sebuah brand yaitu HALE. Iya, Bellinda Putri dan beberapa temannya melahirkan sebuah brand yang konsepnya cukup unik. Anak pertama mereka adalah HALE : Let's Clay! Licorice, Green Tea & Charcoal Clay Mask dan anak keduanya HALE : Stay Toned. Balancing Essence Toner.

Sebelum aku berisik soal produk-produk mereka. Bagaimana kalau kita coba tengok dulu konsep dan segala macam detail dari HALE. Secara ingredients mereka punya claim ; No Fragrance, NO Denatured Alcohol, NO Animal Testing, NO Potentially Irritating Plant Extracts/Oils, BPOM, dan Halal. Tag line mereka pun 'On a mission to keep your skin strong and healthy'. Oh yeah, it sounds very very delightful. Doesn't it? 
think hale review


think hale review


Secara visual? I like it! Mereka punya identitas yang cukup manis tanpa terlihat berisik dan tanpa terlihat too girly. Iya, emang agak manly akutuh anaknya. Hehehehe. Kita disuguhin warna pastel dengan font yang clean. Simple tapi tetep berstatement. Oh iya, kalau mau ditela'ah lebih dalam. Nama brand-nya sendiri pun sebenarnya udah kasih hint kalau brand ini termasuk 'Clean Beauty'. Coba deh search di kamus, kalian akan tau dan sadar kalau HALE itu sendiri artinya yah SEHAT - KUAT.

HALE. Let's clay! Licorice, Green Tea, & Charcoal Clay Mask. 85gr / 3 oz, Rp. 129.000

think hale review


Untuk penampilan luarnya, persis seperti yang aku udah bilang. Warna pastel ; putih dan biru HALE. dengan font yang rapi. Untuk bahannya mungkin gak jauh beda dari box atau kardus lainnya. Tapi, tapi nih yah, Logo HALE-nya dibuat timbul dan glossy. Salim dulu deh sama yang punya ide. Packaging dalamnya juga oke. Tube berbahan plastik dan matte/doff dengan konsep yang sama dengan Boxnya. Part terpenting buat aku adalah tutupnya yang 'KLIK' dan 'MANTAP'. Karena aku sebel kalau ada produk dalam bentuk tube tapi tutupnya asal, aku bar-bar anaknya kan. Well, you get it, right? :D

think hale review


think hale review


Pertama kali icip, yang terasa adalah "Eh iya loh, emang lumayan thick. Kayak yang aku lihat di soc-med." Iya, ternyata emang lumayan kental teksturnya. Menurut aku masih aman kok untuk di-blend di wajah. Buat kalian yang punya kulit terlalu sensitif sama Fragrance, tenang sajaaa. Produk ini gak ada aroma aneh atau menyengat. Hal yang paling aku suka, HALE Clay Mask ini gak perlu dicampur air gitu loh. Pokoknya tinggal buka tutupnya, pencet, udah deh!. Bisa pakai jari tangan atau brush. Kalau aku selama ini selalu pakai silicon/plastic brush. kebetulan yang ada di rumah itu and it works really well tho.

think hale review


Kalau kita ngomongin tugas produk ini, yah tugas utamanya menurut aku yah sebagai Clay Mask. Yang memang udah banyak informasinya kalau Clay Mask emang bertugas untuk menyerap minyak dari pori-pori yang nantinya mencegah timbulnya jerawat dan komedo. Bedanya, HALE Clay Mask ini ada microgranules. Yang akhirnya produk ini juga bisa sekalian jadi 
physical exfoliator, as known as, face scrub. Tapi lembut banget, gak buat kulit iritasi. Setidaknya di kulit aku sangatlah aman. Ada bonusnya ingredients lainnya loh. Licorice, Green Tea, & Glycerin. Kandungan ini yang bertugas untuk menenangkan kulit, kasih kelembaban, dan mencerahkan. Jadi, setelah pakai HALE Clay Mask ini gak akan kering kulitnya.

think hale review


think hale review


Untuk pemakaiannya sama kayak Clay Mask pada umumnya. Kalau aku pribadi yah setelah maskernya kering, aku bilas pakai air hangat. Kadang aku pijat halus dulu, sekalian eksfoliasi kulit. Atau kadang aku pakai handuk hangat. Setelah itu aku cuci muka dengan facial wash. Ini cara aku sih memang, karena biar merasa secure setelah pakai tipe masker yang dibilas. 

HALE. Stay toned. Balancing Essence Toner. 100ml, Rp. 129.000

think hale review


Gak nyangka banget sebenernya kalau Anak Kedua HALE adalah Essence Toner. Aku mikirnya mereka akan punya produk masker varian lainnya. HALE Toner ini konsep kemasannya masih sama dengan si Kakak-nya, untuk Box-nya loh yah. Produk ini datang dengan bentuk botol dan ada lubangnya. Di dalam/lubangnya gak ada shield tambahan, harus diingat pokoknya setelah habis tuang produk langsung tutup lagi. Kemasan botol produk ini pun sama dengan si Kakak, dari konsep dan warna. Bahannya pun tetap plastik matte/doff. Perbedaanya adalah, logo HALE nya dibuat timbul sedikit dan glossy. Uhhh yeaaaahhh!!!!!

think hale review


think hale review


Dari sisi tekstur produk ini bikin aku kaget loh, jujur. Kan judulnya Essence Toner, tapi yah juga agak kental. Gak cair gitu dan warnyanya pun bening. Salah satu claim produk ini adalah NO FRAGRANCE. Tapi entah kenapa aku mencium ada sedikit aroma yang menenangkan batin. Aromanya soft banget. Mungkin aroma itu datang dari salah satu ingredients kali yah. 

think hale review


think hale review


Ingredients?
Kandungan? Whuaaa, seru nih bahasnya. Iya, produk ini emang essence dan toner jadi satu. Yang unik menurut aku 
HALE. Stay toned. Balancing Essence Toner. ini punya 3 inti kekuatan. Alright, let me break it down ; Hydrators, Brighteners, & Healer. Yang bertugas melembabkan mereka punya ; glycerin, aloe barbadensis leaf extract, mulberry extract, centella asiatica extract, dan lainnya. Yang bertugas mencerahkan ; mulberry extract, licorice extract, dan raspberry extract. Yang bertugas sebagai penyembuh ; centella asiatica extract. Kalau dari penjabaran kandungan yang dipunya, produk ini legit bisa jadi pilihan buat masuk kedaftar skincare perempuan Indonesia. Lembab, bisa mencerahkan dan juga ada healing properties-nya. Yang bikin aku girang adalah mereka memilih mulberry, licorice, dan raspberry untuk pencerah. Jadinya acne prone kayak aku masih bisa ikut menikmati.

think hale review


think hale review

Kalau untuk pemakaian menurut aku skincare tuh bisa juga jadi semacam kepercayaan. HALE Clay Mask biasanya aku pakai 1-2 kali dalam seminggu. Karena memang sekalian eksfoliasi. That's why, aku akan 
adjust waktu pemakaian chemical exfoliator yang biasa aku pakai. Biar gak ngamuk kulit aku, kasian kulit aku. Satu lagi, karena dari tugas dan kandungannya, produk ini jadi penyelamat pas lagi beruntusan menyerang. HALE Essence - Toner aku pakai setiap hari dong. Pagi - malam sebagai skincare atau di bawah heavy makeup. Seringnya malah yah, kalau malam dan aku mager banget. Abis cuci muka, pakai HALE Stay Toned, terus langsung tidur. Gak tau deh, ngerasa aman aja sih cuma dengan paka essence - tonernya HALE ini. Oh iya, sebagai heavy makeup user, essence toner ini benar-benar aman buat di bawah makeup. Not too dry, not too moist. Pas pokoknya!

Hal lainya, kedua produk HALE ini sangat amat 'kawin' loh. Misalnya, kamu lagi lagi mager untuk 'upacara' skincare yang berentet. Cukup cuci muka, lalu pakai CLAY MASK, setelah itu paka ESSENC TONER-nya. Eksfoliasi dapet, hidrasi-nya dapet, tapi dengan step yang terlalu banyak. *Iya, aku kalau mager selalu cari cara yang efisien tapi tetep pengen ada hasilnya. ☺ 

Anak pertama dan Anak kedua dari HALE memang pantas dilirik dan dicoba. Bukan cuma karena produk lokal loh yah, tapi juga memang mereka kasih alasan yang bikin kita harus coba. Dan alasan-alasan itu gak main-main menurut aku. Let's Clay! & Stay Toned. dari HALE ini juga universal buat aku. Aman buat perempuan dan bisa banget untuk laki-laki. Plus, they fit in every skin types. 

think hale review

Produk HALE gampang kok kita dapetinnya. Bisa beli lewat website mereka dan juga beberapa e-commerce atau market place. Kalau harga menurut aku juga bisa jadi pertimbangan kok. Soalnya worth every pennies! Oh iyaaaaa, HALE udah punya anak ketiga loh. Tinted Lip Balm dan punya 3 warna cantik. Gemesh deh pokoknya!

See you,
- Kiki Casmita ❤

Share this:

CONVERSATION

2 comments:

  1. dari awal tahun pengen banget cobain Hale belum kesampean :")

    ReplyDelete